PENENTUAN RUTE TRUK PENGUMPULAN DAN PENGANGKUTAN SAMPAH DI BANDUNG

Authors

  • Lisye Fitria Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Susy Susanty Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Suprayogi Suprayogi Fakultas Teknologi Industri, Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung

DOI:

https://doi.org/10.9744/jti.11.1.pp.%2051-60

Keywords:

Vehicle Routing Problem, Multiple Trips, Intermediate Facility, Sequential Insertion Algorithm

Abstract

The garbage collection constitutes the main contributor in terms of the garbage cost management. Garbage collection scheduling model is a variable that determine cost center. Regarding to the existing condition, scheduling model could be designed concerning to the constraints, such as: amount of vehicles, transportation time, and transport system. This research develops a Vehicle Routing Problem (VRP) model for determining the optimal route in garbage gathering collection. The VRP model utilizes intermediate facility. This model is called the Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF). The VRPMTIF is solved by using a Sequential Insertion Algorithm. The algorithm applied to the determine garbage collections routes in Bandung with result as follows: 28 vehicles for West Bandung, 41 vehicles for Central Bandung, and 68 vehicles for East Bandung where there are different accomplishment time for each scenario. Abstract in Bahasa Indonesia: Proses pengumpulan sampah merupakan kontributor terbesar dalam biaya pengelolaan sampah. Rute pengumpulan sampah adalah faktor penentu biaya pengelolaan sampah. Rute pengumpulan sampah dapat dibuat dengan memperhatikan keterbatasan yang ada seperti: jumlah kendaraan, waktu angkut dan sistem pengangkutan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute pengumpulan dan pengangkutan sampah. Kondisi pengumpulan sampah dapat dianalogikan dengan model Vehicle Routing Problem dengan menambahkan intermediate facility pada akhir rute, yakni tempat pembuangan sampah akhir. Model ini disebut Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF). Penentuan rute pengumpulan sampah VRPMTIF diselesaikan dengan menggunakan algoritma sequential insertion. Algoritma tersebut diterapkan pada penentuan rute pengumpulan sampah di Kota Bandung dengan hasil sebagai berikut: 28 tur untuk Bandung Barat, 41 tur untuk Bandung Tengah, dan 68 tur untuk Bandung Timur dengan waktu penyelesaian yang berbeda untuk setiap skenario. Kata kunci: Vehicle Routing Problem, multiple trips, intermediate facility, algoritma sequential insertion

Downloads

Published

2009-06-08

Issue

Section

Articles